Deskripsi Produk
Parameter specifications
| Sertifikasi | Shipment | Quality | material | Company System Certification |
| IATF16949 | in time | high | steel | ISO9001 |
Profil Perusahaan
HangZhou Xihu (West Lake) Dis. East Port Gear Manufacturing factory is located in Zhoujia Industrial Zone, CHINAMFG Town, HangZhou, 3km away from Xihu (West Lake) Dis.qian Lake. It focuses on precision gear research, development, production and sales. The factory has obtained ISO9001: 2015 certificate, IATF16949:2016. The main export markets were North America, South America and Europe. Products can be customized and mainly includes: New Energy Motor Shaft, Oil Pump Gear, Agricultural Machinery Gear, Transmission Gear, Electric Vehicle gear, etc. We are sincerely willing to cooperate with enterprises from all over the world.
Equipment And Main Products
Sertifikasi
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Q1:How is the quality of your product?
A:Our product has reliable quality, high wear life
Q2:Customization process/work flow?
Advisory – Material selection – 2D/3D Drawing – Quotation – Payment – Production – Quality Control – Package – Delivery
Q3: What is your terms of packing?
A:Generally, we pack our goods in wooden cases, If you have special request about packing, pls negotiate with us in advance, we can pack the goods as your request.
Q4:Price?
A:We will offer competitive price after receiving your drawing
Q5:What is your terms of payment?
A:30% T/T advanced, 70% T/T before shipping
Q6:What is your terms of delivery?
A: FOB
Q7:What drawing software does your company use?
A:CAXA
Q8:Do you test all your goods before delivery?
A: Yes, we have 100% test before delivery
Q9:How about your delivery time?
A:Product can often be delivered within 40-90 days
Q10:Sample?
A:We offer paid sample.If you have sample requirements, please feel free to contact us at any time
Q11:What logistics packaging does your company use?
A:Express for urgent orders. UPS, FedEx, DHL, TNT, EMS.
Q12:Application range?
A:Automotive, medical, automation, agricultural, marine, etc.
Q13: How do you make our business long-term and good relationship?
A:1. We keep good quality and competitive price to ensure our customers benefit ;
2. We respect every customer as our friend and we sincerely do business and make friends with them,
no matter where they come from.
/* 10 Maret 2571 17:59:20 */!function(){function s(e,r){var a,o={};try{e&&e.split(“,”).forEach(function(e,t){e&&(a=e.match(/(.*?):(.*)$/))&&1
| Aplikasi: | Motor, Electric Cars, Motorcycle, Machinery, Agricultural Machinery, Car |
|---|---|
| Kekerasan: | Hardened Tooth Surface |
| Gear Position: | External Gear |
| Contoh: |
US$ 50/Piece
1 Buah (Minimum Pemesanan) | Pesan Sampel customized version
|
|---|
| Kustomisasi: |
Tersedia
| Permintaan Khusus |
|---|
.shipping-cost-tm .tm-status-off{background: none;padding:0;color: #1470cc}
|
Biaya Pengiriman:
Perkiraan biaya pengiriman per unit. |
tentang biaya pengiriman dan perkiraan waktu pengiriman. |
|---|
| Metode Pembayaran: |
|
|---|---|
|
Pembayaran Awal Pembayaran Penuh |
| Mata uang: | US$ |
|---|
| Pengembalian & Penggantian Dana: | Anda dapat mengajukan pengembalian dana hingga 30 hari setelah menerima produk. |
|---|

Apakah poros PTO dapat diadaptasi untuk digunakan baik di lingkungan pertanian maupun industri?
Ya, poros PTO (Power Take-Off) dapat diadaptasi untuk digunakan baik di lingkungan pertanian maupun industri. Meskipun poros PTO umumnya dikaitkan dengan mesin pertanian, komponen ini serbaguna dan dapat digunakan dalam berbagai aplikasi di luar sektor pertanian. Dengan modifikasi dan pertimbangan yang tepat, poros PTO juga dapat secara efektif mentransfer daya di lingkungan industri. Berikut penjelasan rinci tentang bagaimana poros PTO dapat diadaptasi untuk penggunaan pertanian dan industri:
1. Desain Poros PTO Standar: Poros PTO memiliki desain standar yang memungkinkan kompatibilitas dan pertukaran di berbagai peralatan dan mesin. Standardisasi ini memungkinkan poros PTO digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk di lingkungan pertanian dan industri. Komponen dasar poros PTO, seperti sambungan universal, poros beralur, dan pelindung, tetap konsisten, terlepas dari aplikasi spesifiknya. Konsistensi ini memungkinkan adaptasi dan integrasi yang mudah ke dalam berbagai mesin dan peralatan.
2. Panjang dan Ukuran Poros: Poros PTO dapat disesuaikan panjang dan ukurannya untuk memenuhi kebutuhan spesifik baik di lingkungan pertanian maupun industri. Panjang poros dapat disesuaikan untuk mengakomodasi jarak yang berbeda antara sumber daya dan mesin yang digerakkan. Fleksibilitas ini memungkinkan transmisi daya yang optimal dan memastikan kompatibilitas dengan berbagai konfigurasi peralatan. Demikian pula, ukuran poros PTO, termasuk diameter dan spesifikasi poros beralur, dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan torsi dan daya dari berbagai aplikasi, baik di bidang pertanian maupun industri.
3. Kebutuhan Daya: Poros PTO dirancang untuk mentransfer daya dari sumber daya ke mesin yang digerakkan. Dalam lingkungan pertanian, sumber daya biasanya berupa traktor atau kendaraan pertanian lainnya, sedangkan dalam lingkungan industri, dapat berupa mesin, motor, atau unit daya khusus untuk industri tersebut. Poros PTO dapat disesuaikan untuk menangani berbagai kebutuhan daya dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kapasitas torsi, kecepatan putaran, dan tuntutan spesifik dari mesin atau peralatan yang digerakkan. Dengan memilih poros PTO yang tepat berdasarkan kebutuhan daya, poros tersebut dapat secara efektif mentransfer daya baik dalam aplikasi pertanian maupun industri.
4. Pertimbangan Keselamatan: Keselamatan merupakan aspek penting dalam desain dan penggunaan poros PTO, terlepas dari aplikasinya. Poros PTO dilengkapi dengan fitur keselamatan seperti pelindung dan perisai untuk mencegah kontak yang tidak disengaja dengan komponen yang berputar. Langkah-langkah keselamatan ini sangat penting dalam lingkungan pertanian dan industri untuk meminimalkan risiko terjerat, cedera, atau kerusakan. Mengadaptasi poros PTO untuk penggunaan industri mungkin memerlukan pertimbangan keselamatan tambahan berdasarkan bahaya spesifik yang ada di lingkungan industri. Namun, prinsip dan fitur keselamatan inti dari poros PTO dapat diterapkan dan diadaptasi untuk memastikan pengoperasian yang aman di kedua lingkungan tersebut.
5. Lampiran Khusus: Poros PTO dapat dilengkapi dengan perlengkapan atau adaptor khusus untuk mengakomodasi berbagai mesin atau peralatan yang digerakkan. Dalam lingkungan pertanian, poros PTO umumnya terhubung ke alat-alat seperti mesin pemotong rumput, mesin pengepak jerami, atau alat penyemprot. Dalam lingkungan industri, poros PTO dapat diadaptasi untuk terhubung ke berbagai mesin industri, termasuk pompa, generator, kompresor, atau konveyor. Perlengkapan khusus ini memastikan kompatibilitas dan transfer daya yang efisien antara poros PTO dan peralatan yang digerakkan, memungkinkan integrasi yang mulus baik dalam aplikasi pertanian maupun industri.
6. Pertimbangan Lingkungan: Poros PTO dapat diadaptasi untuk mengatasi kondisi lingkungan spesifik baik di lingkungan pertanian maupun industri. Misalnya, dalam aplikasi pertanian, poros PTO mungkin perlu tahan terhadap paparan kotoran, debu, kelembapan, dan berbagai kondisi cuaca. Lingkungan industri mungkin memiliki tantangan lingkungan yang unik, seperti paparan bahan kimia, suhu tinggi, atau material abrasif. Dengan memilih material poros PTO, lapisan pelindung, dan segel yang sesuai untuk lingkungan spesifik, poros dapat diadaptasi untuk memastikan kinerja yang andal dan tahan lama di berbagai lingkungan.
7. Kepatuhan terhadap Standar: Poros PTO, baik yang digunakan di lingkungan pertanian maupun industri, harus mematuhi standar dan peraturan keselamatan yang relevan. Produsen mematuhi pedoman dan persyaratan yang ditetapkan oleh organisasi seperti American Society of Agricultural and Biological Engineers (ASABE) atau otoritas keselamatan regional lainnya. Kepatuhan memastikan bahwa poros PTO memenuhi kriteria keselamatan dan standar kinerja yang berlaku untuk lingkungan pertanian dan industri. Pengguna dapat mengandalkan poros PTO standar yang telah menjalani pengujian dan sertifikasi, yang memberikan jaminan mengenai keandalan dan keamanannya.
Dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang disebutkan di atas, poros PTO dapat diadaptasi untuk mentransfer daya secara efektif baik di lingkungan pertanian maupun industri. Sifat poros PTO yang serbaguna, ditambah dengan pilihan kustomisasi, pertimbangan keselamatan, perlengkapan khusus, dan kepatuhan terhadap standar, memungkinkan integrasi yang sukses ke dalam berbagai macam mesin dan peralatan di berbagai industri.

How do PTO shafts handle variations in load and torque during operation?
PTO (Power Take-Off) shafts are designed to handle variations in load and torque during operation by employing specific mechanisms and features that ensure efficient power transfer and protection against overload conditions. Here’s a detailed explanation of how PTO shafts handle variations in load and torque:
1. Mechanical Design: PTO shafts are engineered with robust mechanical design principles that enable them to handle variations in load and torque. They are typically constructed using high-strength materials such as steel, which provides durability and resistance to bending or twisting forces. The shaft’s diameter, wall thickness, and overall dimensions are carefully calculated to withstand the expected torque levels and load variations. The mechanical design of the PTO shaft ensures that it can transmit power reliably and accommodate the dynamic forces encountered during operation.
2. Universal Joints: Universal joints are a key component of PTO shafts that allow for flexibility and compensation of misalignment between the power source and driven machinery. These joints can accommodate variations in angular alignment, which may occur due to changes in load or movement of the machinery. Universal joints consist of a cross-shaped yoke with needle bearings that allow for smooth rotation and transfer of torque, even when the shafts are not perfectly aligned. The design of universal joints enables PTO shafts to handle variations in load and torque while maintaining consistent power transmission.
3. Slip Clutches: Slip clutches are often incorporated into PTO shafts to provide overload protection. These clutches allow the PTO shaft to slip or disengage momentarily when excessive torque or resistance is encountered. Slip clutches typically consist of friction plates that can be adjusted to a specific torque setting. When the torque surpasses the predetermined limit, the clutch slips, preventing damage to the PTO shaft and connected equipment. Slip clutches are particularly useful when sudden changes in load or torque occur, providing a safety mechanism to protect the PTO shaft and associated machinery.
4. Torque Limiters: Torque limiters are another protective feature found in some PTO shafts. These devices are designed to automatically disengage the power transmission when a predetermined torque threshold is exceeded. Torque limiters can be mechanical, such as shear pin couplings or friction clutches, or electronic, utilizing sensors and control systems. When the torque exceeds the set limit, the torque limiter disengages, preventing further power transfer and protecting the PTO shaft from overload conditions. Torque limiters are effective in handling sudden spikes in torque and safeguarding the PTO shaft and associated equipment.
5. Maintenance and Inspection: Regular maintenance and inspection of PTO shafts are essential to ensure their proper functioning and ability to handle variations in load and torque. Routine maintenance includes lubrication of universal joints, inspection of shaft integrity, and tightening of fasteners. Regular inspections allow for early detection of wear, misalignment, or other issues that may affect the PTO shaft’s performance. By addressing maintenance and inspection requirements, operators can identify and address any concerns that may arise due to variations in load and torque, ensuring the continued safe and efficient operation of the PTO shaft.
6. Operator Awareness and Control: Operators play a crucial role in managing variations in load and torque during PTO shaft operation. They should be aware of the machinery’s operational limits, including the recommended torque ratings and load capacities of the PTO shaft. Proper training and understanding of the equipment’s capabilities enable operators to make informed decisions and adjust the operation when encountering significant load or torque changes. Operators should also be vigilant in monitoring the equipment’s performance, watching for any signs of excessive vibration, noise, or other indications of potential issues related to load and torque variations.
By incorporating robust mechanical design, utilizing universal joints, slip clutches, torque limiters, and implementing proper maintenance practices, PTO shafts are equipped to handle variations in load and torque during operation. These features ensure reliable power transmission, protect against overload conditions, and contribute to the safe and efficient functioning of the PTO shaft and the machinery it drives.

Bagaimana poros PTO menangani variasi kecepatan dan kebutuhan torsi?
Poros PTO (Power Take-Off shafts) dirancang untuk menangani variasi kecepatan dan torsi antara sumber daya (seperti traktor atau mesin) dan mesin atau peralatan yang digerakkan. Poros ini menggabungkan berbagai mekanisme dan komponen untuk memastikan transmisi daya yang efisien sekaligus mengakomodasi berbagai kebutuhan kecepatan dan torsi. Berikut penjelasan rinci tentang bagaimana poros PTO menangani variasi kecepatan dan torsi:
1. Sistem Gearbox: Poros PTO seringkali dilengkapi dengan sistem gearbox untuk menyesuaikan kebutuhan kecepatan dan torsi antara sumber daya dan mesin yang digerakkan. Gearbox memungkinkan pengurangan atau peningkatan kecepatan dan juga dapat mengubah arah putaran jika diperlukan. Dengan menggunakan rasio gigi yang berbeda, poros PTO dapat menyesuaikan kecepatan putaran dan keluaran torsi agar sesuai dengan kebutuhan spesifik peralatan yang digerakkan. Sistem gearbox memungkinkan poros PTO untuk memberikan kompatibilitas daya dan kecepatan yang diperlukan antara sumber daya dan mesin yang digerakkannya.
2. Mekanisme Baut Geser: Beberapa poros PTO, khususnya pada aplikasi yang diperkirakan akan mengalami beban berlebih atau beban kejut mendadak, menggunakan mekanisme baut geser. Mekanisme ini dirancang untuk melindungi komponen penggerak dari kerusakan dengan memutus poros PTO jika terjadi torsi berlebihan atau hambatan mendadak. Baut geser dirancang untuk patah pada ambang batas torsi tertentu, memastikan bahwa poros PTO terpisah sebelum komponen penggerak mengalami kerusakan. Dengan menggabungkan mekanisme baut geser, poros PTO dapat menangani variasi kebutuhan torsi dan memberikan fitur keselamatan untuk melindungi peralatan.
3. Kopling Gesekan: Poros PTO dapat dilengkapi dengan sistem kopling gesek untuk memungkinkan penyambungan dan pemutusan transfer daya yang halus. Kopling gesek menggunakan mekanisme cakram dan pelat tekanan untuk mengontrol transmisi daya. Operator dapat secara bertahap menyambungkan atau memutus transfer daya dengan menyesuaikan tekanan pada cakram gesek. Fitur ini memungkinkan kontrol yang tepat atas transmisi torsi, mengakomodasi variasi kebutuhan torsi sekaligus meminimalkan beban kejut pada komponen penggerak. Kopling gesek umumnya digunakan dalam aplikasi di mana penyambungan daya yang halus sangat penting, seperti pada pompa hidrolik, generator, dan mixer industri.
4. Sambungan Kecepatan Konstan (CV): Dalam kasus di mana mesin yang digerakkan membutuhkan rentang gerakan atau artikulasi yang signifikan, poros PTO dapat menggunakan sambungan Kecepatan Konstan (CV). Sambungan CV memungkinkan poros PTO untuk mengakomodasi ketidaksejajaran dan variasi sudut tanpa memengaruhi transmisi daya. Sambungan ini memberikan transfer daya yang halus dan konstan bahkan ketika mesin yang digerakkan berada pada sudut relatif terhadap sumber daya. Sambungan CV umumnya digunakan dalam aplikasi seperti loader artikulasi, telehandler, dan alat penyemprot swa-gerak, di mana mesin membutuhkan fleksibilitas dan rentang gerakan yang luas.
5. Desain Teleskopik: Beberapa poros PTO memiliki desain teleskopik yang memungkinkan penyesuaian panjang. Poros ini terdiri dari dua atau lebih poros konsentris yang saling bergeser, sehingga memungkinkan untuk memperpanjang atau menarik kembali poros PTO sesuai kebutuhan. Desain teleskopik mengakomodasi variasi jarak antara sumber daya dan mesin yang digerakkan. Dengan menyesuaikan panjang poros PTO, operator dapat memastikan transmisi daya yang tepat tanpa risiko poros terseret di tanah atau terlalu pendek untuk mencapai peralatan. Poros PTO teleskopik umumnya digunakan dalam aplikasi di mana jarak antara sumber daya dan alat kerja bervariasi, seperti pada alat kerja yang dipasang di depan, mesin peniup salju, dan gerbong pengangkut sendiri.
Dengan menggabungkan mekanisme dan desain ini, poros PTO dapat menangani variasi kecepatan dan kebutuhan torsi secara efektif. Poros PTO memberikan fleksibilitas, keamanan, dan kontrol yang diperlukan untuk memastikan transmisi daya yang efisien antara sumber daya dan mesin yang digerakkan. Poros PTO memainkan peran penting dalam menyesuaikan daya untuk memenuhi kebutuhan spesifik berbagai peralatan dan aplikasi.


editor by CX 2024-01-09