Deskripsi Produk
CE Certificate Agricultural Machinery Potato Harvester Spare Parts Cardan Pto Drive Shaft and Farm Tractor Pto Shaft
Deskripsi Produk
Poros Penggerak Daya (PTO shaft) adalah perangkat mekanis yang digunakan untuk mentransmisikan daya dari traktor atau sumber daya lain ke alat yang terpasang, seperti mesin pemotong rumput, mesin pengolah tanah, atau mesin pengepak jerami. Biasanya terletak di bagian belakang traktor, poros PTO digerakkan oleh mesin traktor melalui transmisi.
Tujuan utama poros PTO adalah untuk memasok sumber daya putar ke alat pertanian, sehingga memungkinkan alat tersebut menjalankan fungsinya. Untuk menghubungkan alat pertanian ke poros PTO, digunakan sambungan universal, yang memungkinkan pergerakan antara traktor dan alat pertanian sambil mempertahankan transfer daya yang konsisten.
Berikut adalah keunggulan kami dibandingkan dengan produk serupa dari Tiongkok:
1. Penyangga tempa membuat poros PTO cukup kuat untuk digunakan dan dioperasikan;
2. Ukuran internal standar untuk memastikan pemasangan berjalan lancar;
3. Sertifikat CE dan ISO untuk menjamin kualitas barang kami;
4. Kemasan yang kuat dan profesional untuk memastikan kondisi barang tetap baik saat Anda menerimanya.
Spesifikasi Produk
In farming, the most common way to transmit power from a tractor to an implement is by a driveline, connected to the PTO (Power Take Off) of the tractor to the IIC(Implement Input Connection). Drivelines are also commonly connected to shafts within the implement to transmit power to various mechanisms.
The following dimensions of the PTO types are available.
Type B:13/8″Z6(540 min)
Type D:13/8″Z21(1000 min)
Coupling a driveline to a PTO should be quick and simple because in normal use tractors must operate multiple implements. Consequently, yokes on the tractor-end of the driveline are fitted with a quick-disconnect system, such as push-pin or ball collar.
Specifications for a driveline, including the way it is coupled to a PTO, depend CZPT the implement.
Yokes on the llc side are rarely disconnected and may be fastened by quick-lock couplings (push-pin or ball collar).
Taper pins are the most stable connection for splined shafts and are commonly used in yokes and torque limiters. Taper pins are also often used to connect internal drive shafts on drivelines that are not frequently disconnected.
Torque limiter and clutches must always be installed on the implement side of the primary driveline.
Pengemasan & Pengiriman
Profil Perusahaan
HangZhou Hanon Technology Co.,ltd adalah perusahaan modern yang mengkhususkan diri dalam pengembangan, produksi, penjualan, dan layanan suku cadang pertanian seperti poros PTO dan gearbox, serta suku cadang hidrolik seperti silinder, katup, pompa roda gigi, dan motor, dll.
Kami berpegang pada prinsip ”Kualitas Tinggi, Kepuasan Pelanggan”, menggunakan teknologi dan peralatan canggih untuk memastikan semua standar teknis transmisi. Kami mengikuti prinsip mengutamakan manusia, berusaha sebaik mungkin untuk menciptakan lingkungan yang menyenangkan dan platform kinerja bagi setiap karyawan. Sehingga setiap orang dapat secara sadar aktif bergabung dengan Hanon Machinery.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
1. APA SYARAT PEMBAYARANNYA?
Saat kami memberikan penawaran harga, kami akan mengkonfirmasi kepada Anda cara transaksinya, seperti FOB, CIF, dll.<br> Untuk barang produksi massal, Anda perlu membayar uang muka 30% sebelum produksi dan sisa pembayaran 70% setelah menerima salinan dokumen. Cara yang paling umum adalah melalui T/T.
2. BAGAIMANA CARA MENGANTARKAN BARANG KEPADA KAMI?
Biasanya kami akan mengirimkan barang kepada Anda melalui jalur laut.
3.HOE LONG IS YOUR DELIVERY TIME AND SHIPMENT?
30-45 hari.
Other Products
/* 10 Maret 2571 17:59:20 */!function(){function s(e,r){var a,o={};try{e&&e.split(“,”).forEach(function(e,t){e&&(a=e.match(/(.*?):(.*)$/))&&1
| Jenis: | Poros PTO |
|---|---|
| Penggunaan: | Agricultural Products Processing, Farmland Infrastructure, Tillage, Harvester, Planting and Fertilization, Grain Threshing, Cleaning and Drying, Agricultural Machinery,Farm Tractor |
| Bahan: | Baja 45 crore |
| Contoh: |
US$ 20/Buah
1 Buah (Minimum Pemesanan) | Pesan Sampel |
|---|
| Kustomisasi: |
Tersedia
| Permintaan Khusus |
|---|
.shipping-cost-tm .tm-status-off{background: none;padding:0;color: #1470cc}
|
Biaya Pengiriman:
Perkiraan biaya pengiriman per unit. |
tentang biaya pengiriman dan perkiraan waktu pengiriman. |
|---|
| Metode Pembayaran: |
|
|---|---|
|
Pembayaran Awal Pembayaran Penuh |
| Mata uang: | US$ |
|---|
| Pengembalian & Penggantian Dana: | Anda dapat mengajukan pengembalian dana hingga 30 hari setelah menerima produk. |
|---|

Can PTO drive shafts be adapted for use in both agricultural and industrial settings?
Yes, PTO (Power Take-Off) drive shafts can be adapted for use in both agricultural and industrial settings. While PTO drive shafts are commonly associated with agricultural machinery, their versatility and compatibility with various power-driven equipment make them suitable for industrial applications as well. Here’s a detailed explanation of how PTO drive shafts can be adapted for use in both agricultural and industrial settings:
1. Interchangeable Attachments:
PTO drive shafts are designed to accommodate different types of attachments or implements. In agricultural settings, these attachments can include rotary mowers, balers, tillers, and other farm equipment. Industrial applications may require PTO drive shafts for powering pumps, generators, compressors, or other machinery. The ability to interchange attachments allows PTO drive shafts to be used in a wide range of applications across both agricultural and industrial sectors.
2. Adjustable Lengths:
PTO drive shafts are often designed with adjustable lengths to accommodate different equipment setups. By adjusting the length, the drive shaft can be properly aligned and connected between the power source and the driven equipment, regardless of whether it is in an agricultural or industrial setting. This flexibility in length adjustment makes PTO drive shafts adaptable to various equipment configurations and ensures efficient power transfer in both sectors.
3. Power Compatibility:
PTO drive shafts are designed to transfer power from the power source (e.g., engine, motor) to the driven equipment. The power requirements in both agricultural and industrial settings can vary, but PTO drive shafts are built to handle a wide range of power outputs. The power compatibility of PTO drive shafts allows them to be used in different settings, whether it’s a tractor in a field or an industrial machine on a factory floor.
4. Pertimbangan Keselamatan:
PTO drive shafts are engineered with safety in mind, irrespective of the setting in which they are used. Safety features such as shear pins, torque limiters, shielding, and guarding are incorporated into the design of PTO drive shafts to protect both operators and equipment. These safety considerations apply universally, ensuring that PTO drive shafts can be used safely in both agricultural and industrial environments.
5. Compliance with Standards:
PTO drive shafts are manufactured according to industry standards and regulations. These standards, such as ISO 500-1, specify requirements for power transmission components, including PTO drive shafts. Compliance with these standards ensures that the drive shafts meet necessary safety and performance criteria, regardless of the application. PTO drive shafts that meet industry standards can be confidently used in both agricultural and industrial settings.
6. Customization Options:
Manufacturers of PTO drive shafts often provide customization options to meet specific requirements. This allows customers in both agricultural and industrial sectors to tailor the drive shafts to their unique needs. Customization options can include different lengths, connection types, and protective features, ensuring that PTO drive shafts can be adapted to various applications in both sectors.
7. Maintenance and Compatibility:
The maintenance practices and compatibility requirements for PTO drive shafts are generally similar across agricultural and industrial settings. Regular maintenance, such as lubrication, inspection, and torque checks, is essential for prolonging the lifespan and ensuring optimal performance in both sectors. The fundamental principles of power transmission and safety apply to both agricultural and industrial settings, making the use of PTO drive shafts consistent across these sectors.
In conclusion, PTO drive shafts can be successfully adapted for use in both agricultural and industrial settings. Their interchangeable attachments, adjustable lengths, power compatibility, safety considerations, compliance with standards, customization options, and maintenance practices make them versatile and suitable for a wide range of applications in both sectors. Whether it’s powering agricultural machinery or industrial equipment, PTO drive shafts provide efficient power transfer and reliable performance.

Bagaimana poros penggerak PTO meningkatkan kinerja traktor dan mesin pertanian?
Poros penggerak PTO (Power Take-Off) memainkan peran penting dalam meningkatkan kinerja traktor dan mesin pertanian. Poros ini menyediakan mekanisme transmisi daya yang andal dan efisien, memungkinkan berbagai fungsi dan meningkatkan produktivitas secara keseluruhan. Berikut cara poros penggerak PTO meningkatkan kinerja traktor dan mesin pertanian:
1. Fleksibilitas dan Kompatibilitas:
Poros penggerak PTO dirancang agar serbaguna dan kompatibel dengan berbagai macam alat dan mesin pertanian. Poros ini hadir dalam ukuran dan konfigurasi standar, memungkinkan penyambungan dan pelepasan alat dengan mudah. Kompatibilitas ini memungkinkan petani dan operator untuk dengan cepat beralih antara berbagai alat, seperti bajak, mesin pemotong rumput, mesin pengepak jerami, dan mesin penabur benih, tanpa perlu perubahan atau modifikasi peralatan yang signifikan. Fleksibilitas poros penggerak PTO meningkatkan fleksibilitas dan efisiensi mesin pertanian, memungkinkan mesin tersebut untuk melakukan berbagai tugas dengan mudah.
2. Pengalihan Kekuasaan:
Salah satu fungsi utama poros penggerak PTO adalah untuk mentransfer daya dari mesin traktor ke berbagai alat pertanian. Poros ini mentransmisikan daya putar dengan kecepatan konstan, memungkinkan alat-alat tersebut untuk melakukan tugas yang dimaksudkan secara efisien. Transfer daya langsung ini menghilangkan kebutuhan akan mesin atau motor terpisah pada setiap alat, yang menghemat waktu dan sumber daya. Poros penggerak PTO menyediakan sarana transmisi daya yang andal dan efisien, memastikan kinerja optimal mesin pertanian.
3. Peningkatan Produktivitas:
Dengan memungkinkan penyambungan berbagai alat pertanian, poros penggerak PTO secara signifikan berkontribusi pada peningkatan produktivitas. Traktor yang dilengkapi dengan poros penggerak PTO dapat dengan cepat beralih antar tugas, seperti membajak, menanam, dan memanen, tanpa memerlukan waktu henti yang lama atau penggantian peralatan. Hal ini memungkinkan petani untuk memanfaatkan mesin mereka secara paling efisien dan menyelesaikan tugas tepat waktu. Kemampuan untuk dengan mudah menyambungkan dan melepaskan alat pertanian melalui poros penggerak PTO meningkatkan produktivitas keseluruhan dalam operasi pertanian.
4. Efisiensi Waktu:
Poros penggerak PTO memainkan peran penting dalam menghemat waktu selama pekerjaan pertanian. Poros ini menghilangkan kebutuhan akan tenaga kerja manual atau tenaga hewan, sehingga memungkinkan operasi yang lebih cepat dan efisien. Dengan poros penggerak PTO, mesin pertanian dapat melakukan tugas-tugas seperti membajak, mengolah tanah, dan memotong rumput dengan kecepatan yang konsisten dan efisien. Efisiensi waktu ini meningkatkan produktivitas pertanian secara keseluruhan dan memungkinkan operator untuk menggarap area yang lebih luas dalam waktu yang lebih singkat.
5. Kontrol Daya yang Tepat:
Poros penggerak PTO menawarkan kontrol daya yang presisi, memungkinkan operator untuk menyesuaikan kecepatan putaran alat pertanian sesuai dengan kebutuhan tugas. Kontrol ini sangat berharga dalam tugas-tugas seperti memotong rumput atau menyemprot, di mana berbagai jenis vegetasi atau tanaman mungkin memerlukan pengaturan daya tertentu. Dengan poros penggerak PTO, operator dapat menyempurnakan keluaran daya untuk mencapai hasil optimal, memastikan kinerja mesin pertanian yang efisien dan efektif.
6. Mengurangi Kelelahan Operator:
Penggunaan poros penggerak PTO mengurangi beban fisik pada operator. Alih-alih mengandalkan tenaga manual atau tenaga hewan untuk mengoperasikan alat pertanian, operator dapat memanfaatkan tenaga yang ditransmisikan melalui poros penggerak PTO. Hal ini mengurangi kelelahan, memungkinkan operator untuk bekerja dalam durasi yang lebih lama tanpa kelelahan yang berlebihan. Berkurangnya kelelahan operator berkontribusi pada peningkatan produktivitas dan kinerja keseluruhan dalam tugas-tugas pertanian.
7. Integrasi dengan Teknologi Modern:
Poros penggerak PTO dapat terintegrasi dengan teknologi traktor modern dan sistem kontrol. Integrasi ini memungkinkan kontrol yang mudah dan presisi terhadap pengaktifan dan penonaktifan PTO, kecepatan putaran, dan parameter lainnya. Traktor yang dilengkapi dengan poros penggerak PTO dapat diintegrasikan dengan sistem panduan GPS, teknologi pertanian presisi, dan sistem manajemen data, yang selanjutnya meningkatkan kinerja dan efisiensi dalam operasi pertanian.
8. Kemudahan Perawatan:
Poros penggerak PTO biasanya dirancang agar mudah dirawat. Poros ini sering kali memiliki titik pelumasan yang mudah diakses, lubang inspeksi, dan komponen yang dapat diganti, sehingga memudahkan perawatan agar tetap dalam kondisi kerja yang baik. Perawatan rutin memastikan kinerja optimal, mengurangi risiko kerusakan tak terduga, dan memaksimalkan efisiensi traktor dan mesin pertanian.
Singkatnya, poros penggerak PTO meningkatkan kinerja traktor dan mesin pertanian dengan memberikan fleksibilitas, memungkinkan transfer daya, meningkatkan produktivitas, menghemat waktu, menawarkan kontrol daya yang presisi, mengurangi kelelahan operator, terintegrasi dengan teknologi modern, dan mempermudah perawatan. Dengan kemampuan yang ditawarkan oleh poros penggerak PTO, petani dan operator dapat mencapai pengoperasian mesin mereka yang efisien dan efektif, yang pada akhirnya mengarah pada peningkatan produktivitas dan profitabilitas pertanian.

Bagaimana poros penggerak PTO menangani variasi kecepatan, torsi, dan sudut putaran?
Poros penggerak PTO (Power Take-Off) dirancang untuk menangani variasi kecepatan, torsi, dan sudut putaran, memungkinkan transmisi daya yang efisien antara sumber daya utama dan alat atau mesin. Variasi ini dapat terjadi karena perbedaan ukuran peralatan, kondisi operasi, dan tugas spesifik yang dilakukan. Berikut penjelasan rinci tentang bagaimana poros penggerak PTO menangani variasi ini:
1. Variasi Kecepatan:
Poros penggerak PTO dirancang untuk mengakomodasi variasi kecepatan antara sumber daya utama dan alat pertanian. Hal ini dicapai melalui kombinasi beberapa faktor:
- Sambungan Beralur: Poros penggerak PTO dilengkapi dengan sambungan beralur di kedua ujungnya, memungkinkan sambungan yang aman dan presisi ke poros keluaran PTO dan poros masukan implement. Alur ini memberikan fleksibilitas untuk menyesuaikan panjang poros penggerak dan mengakomodasi berbagai kebutuhan kecepatan.
- Mekanisme Teleskopik atau Geser: Beberapa poros penggerak PTO memiliki mekanisme teleskopik atau geser yang memungkinkan penyesuaian panjang. Mekanisme ini memungkinkan poros penggerak untuk menangani variasi kecepatan dengan memanjang atau memendek untuk menjaga keselarasan yang tepat dan mencegah tegangan atau kemacetan yang berlebihan. Hal ini memungkinkan poros penggerak untuk beroperasi secara efisien bahkan ketika jarak antara sumber daya utama dan alat pertanian berubah.
- Pin Geser atau Mekanisme Kopling: Dalam situasi di mana terjadi peningkatan kecepatan secara tiba-tiba atau beban berlebih, poros penggerak PTO dapat dilengkapi dengan pin geser atau mekanisme kopling. Fitur keselamatan ini dirancang untuk memutus poros penggerak dari sumber daya utama, mencegah kerusakan pada poros penggerak dan peralatan terkait.
2. Variasi Torsi:
Poros penggerak PTO dirancang untuk menangani variasi torsi, yang sering ditemui saat menggerakkan berbagai jenis peralatan dan mesin. Berikut cara kerjanya dalam menangani variasi torsi:
- Sambungan Beralur: Sambungan beralur pada poros penggerak dan poros keluaran PTO memberikan sambungan yang aman dan kuat yang dapat mentransmisikan torsi tingkat tinggi. Alur tersebut memastikan keselarasan dan transfer torsi yang tepat antara kedua poros, memungkinkan poros penggerak untuk menangani berbagai kebutuhan torsi.
- Pin Geser atau Mekanisme Kopling: Mirip dengan penanganan variasi kecepatan, pin geser atau mekanisme kopling dapat dipasang pada poros penggerak PTO untuk melindunginya dari torsi berlebihan. Jika terjadi kelebihan beban atau peningkatan torsi secara tiba-tiba, fitur keselamatan ini akan melepaskan poros penggerak dari sumber daya utama, mencegah kerusakan pada poros penggerak dan peralatan yang terhubung.
- Konstruksi Bertulang: Poros penggerak PTO biasanya dibuat menggunakan material yang tahan lama seperti baja atau paduan komposit. Konstruksi yang kokoh ini memungkinkan poros tersebut untuk menahan tingkat torsi yang tinggi dan menangani variasi tanpa mengorbankan integritas strukturalnya.
3. Sudut Rotasi:
Poros penggerak PTO dirancang untuk mengakomodasi variasi sudut rotasi antara sumber daya utama dan alat pertanian. Berikut cara mereka mengatasi variasi ini:
- Desain Fleksibel: Poros penggerak PTO bersifat fleksibel, sehingga dapat beradaptasi dengan berbagai sudut putaran. Sambungan beralur dan mekanisme teleskopik atau geser yang disebutkan sebelumnya memberikan fleksibilitas yang diperlukan untuk menangani variasi sudut tanpa mengurangi transmisi daya.
- Sambungan Universal: Dalam situasi di mana terdapat variasi sudut yang signifikan, poros penggerak PTO dapat menggunakan sambungan universal. Sambungan universal memungkinkan transmisi daya yang lancar bahkan ketika poros input dan output tidak sejajar atau berada pada sudut yang berbeda. Sambungan ini mengakomodasi perubahan arah putaran dan mengkompensasi variasi sudut, sehingga memastikan transfer daya yang efisien.
Dengan menggabungkan fitur-fitur seperti sambungan beralur, mekanisme teleskopik atau geser, pin geser atau mekanisme kopling, konstruksi yang diperkuat, dan sambungan universal, poros penggerak PTO dapat menangani variasi kecepatan, variasi torsi, dan sudut putaran. Elemen desain ini memungkinkan transmisi daya yang efisien dan memastikan pengoperasian alat dan mesin yang lancar di berbagai tugas dan kondisi operasi.


editor by CX 2024-01-17